Senin, 06 Februari 2012

Asal-Usul Nama Indonesia


Sedikit reflesi ke belakang tentang Indonesia, terutama nama Inonesia yang dipakai oleh negara berkepulauan ini. Kata “Indonesia” mulai dipergunakan pertama kali oleh ahli antropologi Inggris J.R. Logan dalam karangannya yang berjudul “The Ethnology of the India Archipelago”, yang dimuat dalam Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia tahun 1850. Sebenarnya, masih ada sarjana yang mendahuluinya, yaitu
G.W. Earl yang mempergunakan istilah “Indunesians” dan “Melayu-nesian”. Jika Earl menyebut “Indunesians” dalam pengertian etnologis, maka Logan menyebut “Indonesia” dalam suatu pengertian geografis murni untuk menyebut kepulauan Nusantara.
Istilah tersebut kemudian dipopulerkan seorang Jerman bernama Adolf Bastian, yang sering disebut bapak nama “Indonesia”. Dia menggunakan kata “Indonesia” yang merujuk kepulauan pada Nusantara dalam karyanya yang berjudul Indonesien, oder die Insel des Malayschen Archipels (1884). Sejak itu, kata “Indonesia” sudah menjadi lazim dalam ilmu pengetahuan, terutama dalam ilmu bangsa-bangsa dan ilmu bahasa. Kemudian Prof. C. van Vollenhoven, seorang Belanda ahli hokum adat Indonesia, sejak tahun 1918 secara konsekuen mempergunakan kata “orang Indonesia” sebagai ganti istilah bumiputera (Inlander), seperti yang terlihat dalam karya standarnya Het Adetrecht van Nederlands-Indië.
Pada masa Pergerakan Nasional, organisasi kebangsaan yang pertma kali menggunakan kata “Indonesia” di Hindia Belanda adalah partai Komunis Indonesia (PKI), yaitu sekitar tahun 1921. Namun organisasi kebangsaan pertama yang menggunakan nama “Indonesia” sebagai alat perjuangan kemerdekaan Indonesia di forum internasional adalah Perhimpunan Indonesia (PI). Organisasi kebangsaan di Belanda yang semula bernama Indische Vereeniging ini sejak tahun1922 mengganti kata “Indische” dengan kata “Indonesische”, yang diterjemahkan menjadi “Indonesia”.
Sumber: Indonesia dalam Perkembangan Zaman, halaman 137

1 komentar: